admin

Kembali Mulat Sarira

Sarira itu tubuh. Kata ‘mulat’ dalam bahasa Kawi berarti melihat. Jadi, ‘kembali mulat sarira’ ialah kembali melihat tubuh. Jargon ‘mulat sarira’ seringkali disinonimkan dengan ‘introspeksi diri’. Tubuh dan diri seringkali diperlakukan sama, padahal sekaligus berbeda. Masalahnya adalah bagaimana menyamakan sekaligus membedakan keduanya. Oleh karena bertubuh maka mampu berdiri. Ia yang terampil menubuh disebut mandiri. Jadi, […]

Memerangi Sampah Plastik dalam Strategi Revolusi

Mata bhumiputro’ham prthivyah(Atharva Veda 12.1.12) “Bhumi adalah ibuku dan Aku adalah putra Bhumi Pertiwi”. BHUMI adalah bumi ini, tempat kita diajak berpijak untuk menjadi bijak. Bumi memberi, memelihara dan menghidupi semua. “Mata bhumi”, bumi adalah Ibu. Tempat kita berpijak ini adalah Ibu. Bumi yang menghidupi kita ini adalah Ibu. Bumi atau Pertiwi melahirkan, membesarkan, memelihara, […]

Sraddha Sebagai Dasar Utama Keberhasilan

adau Sraddha tatah sadhu-sango ‘tha bhajana-kriyatato ‘nartha-nivrttih syat tatonistha rucis tatah(Bhakti Rasamrta Sindhu 1.4.15) “Pertama-tama Sraddha terbentuk dalam kesadaran, dilanjutkan pada pergaulan dengan orang-orang suci. Pada tahap berikutnya, praktik-praktik spiritual dilakukan demi mengarahkan pada keadaan terbebaskan dari hal-hal yang tidak diinginkan, lalu mencapai kemantapan keyakinan yang sangat kokoh ajeg, dan pada akhirnya muncullah kerinduan spiritual […]

Nyepi untuk Pemilu Berkualitas

Beberapa pekan mendatang, tepatnya pada 17 April 2019, bangsa Indonesia kembali akan menyelenggarakan pesta demokrasi berupa Pemilihan Umum. Pemilihan Umum kali ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah bangsa Indonesia karena untuk pertama kalinya menggabungkan pemilihan presiden-wakil presiden dalam waktu bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif dan DPD. Ini adalah perhelatan yang amat menentukan perjalanan bangsa […]

Bali dan Maharaja Bali

Salah satu tonggak yang dapat dikatakan paling menonjol dalam sejarah Bali adalah kedatangan Rsi Markandya sekitar abad VII Masehi. Konon sang pendeta mendapat wahyu untuk membuka hutan di wilayah Bali ketika mengadakan pertapaan di Gunung Raung. Misi pertama sang pendeta mendalami kegagalan sebab orang-orang Desa Age yang mengiringi perjalanannya banyak yang meninggal akibat terserang wabah […]

Etno Nasionalisme

Ketika berada di luar Bali, entah di mana saja, bahkan di luar negeri sekalipun, kadang kita ingin mencari “orang yang sama” dengan diri, semisal suku, agama, atau daerah asal. Jika mencari orang Bali sampai bertanya lelintihannya juga. Ada perasaan yang liyan jika itu terjadi. Akhirnya kita merayakannya karena merasa “disatukan” lagi meski di tempat dan […]

Kancut Bali di Kaki Nusa Damai

W. S. Rendra Hidup dikuasai kehendak manusia, tanpa menyimak jalannya alam. Kekuasaan kemauan manusia, yang dilembagakan dengan kuat, tidak mengacuhkan naluri ginjal, hati, empedu, sungai, dan hutan. Di Bali: pantai, gunung, tempat tidur dan pura, telah dicemarkan Sepenggal bait sajak Rendra berjudul “Pulau Bali” mencubit hati menjadi refleksi bersama bahwa masyarakat Bali harus peka terhadap […]

Mulat Sarira Hangrasa Wani

Mulat Sarira Hangrasa Wani, merupakan pepatah Hindu Jawa yang dipopulerkan oleh Sultan Agung, raja Mataram. Merupakan bagian dari yang disebut tri brata atau sering juga disebut tri dharma yang terdiri dari (1) rumangsa melu handarbeni; (2) wajib melu hangrungkebi; dan (3) mulat sarira hangrasa wani. Frasa mulat sarira hangrasa wani yang artinya disederhanakan menjadi “berani […]

Menjadi Pribadi Tangguh dalam Menghadapi Permasalahan

Om Swastyastu. Om Awighnamastu Namo Sidham. Om Anobadrah Kratavo Yantu Visvatah. Semoga pikiran suci datang dari segala penjuru. Umat sedharma yang saya hormati. Puja angayubagya kita haturkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas asungkerta wara nugrahanya, meski masih pandemi Covid-19, Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan kerta wara nugrahanya berupa kesehatan […]

Manajemen ‘Sampat’

Ada tiga alasan penting kenapa kita perlu mempelajari organisasi dan manajemen, yaitu untuk mampu memaknai hidup masa kini (Wartamana), membangun masa depan (Nagata) dan mengingat masa lain (Atita). Hidup masa kini berarti kita harus memberikan kontribusi yang baik bagi kehidupan manusia di dunia. Membangun masa depan, artinya kita sebagai manusia harus dapat membangun masa depan […]

Sekretariat Pusat

Jalan Anggrek Neli Murni No.3, Kemanggisan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, 11480.

Senin – Jumat: 08:00 – 18:00

Didukung oleh

Ayo Berdana Punia

Tim IT PHDI Pusat © 2022. All Rights Reserved