Blog

Shiva Keberuntungan yang Diharapkan

Kisah Dewa-Dewi Purana seringkali membuat umat Hindu bingung. Hal ini menjadi sebuah renungan untuk dicermati apakah purana relevan untuk menyampaikan dasar-dasar theologi ataukah justru membingungkan. Dalam beberapa film yang pernah tayang di televisi terjadi drama permusuhan antara dewa dan raksasa atau antara dewa yang satu dengan dewa yang lainya. Ada dewa yang cenderung jahat, ada […]

Ede Ngaden Awak Bisa Ginada dalam Manajemen Modern

Eda ngaden awak bisa, depang anake ngadanin,geginane buka nyampat, anak sai tumbuh luhu,ilang luhu ebuke katah, yadin ririh, liu enu plajahin Jangan pernah menakar diri pintar, biarkan orang lain menilai,ibarat kebiasaan menyapu, kalaupun sampah habis, namun debu tetap berkeliaranbiarpun merasa pintar, masih banyakyang hams dipelajari Syair ginada ini sangat populer pada masyarakat Bali, yang mengisyaratkan […]

Prana Eda Ngaden Awak Bisa

Eda ngaden awak bisa, depang anake ngadanin,geginane buka nyampat, anak sai tumbuh luhu,Hang luhu buke katah yadin ririh liu enu paplajahan(Ginada) Jangan merasa diri bisa, biarkan orang lain yang meraberi nilai, hidup tidak ubahnya seperti menyapu, setiap saat akan ada sampah, sampah habis debu yang datang, walaupun pintar, masih banyak yang haras dipelajari Bali memiliki […]

Tirai Tipis: Uttpti Stiti Pralina

Uttpti-Stiti-PraIina, lazim disebut Tri Kona, yaitu tiga sifat Kemahakuasaan Tuhan (Sang Hyang Widhi). Menciptakan, memelihara, dan melebur ialah tiga sifat Kemahakuasaan Tuhan yang tiada ada luput dariNya. Ketiganya melekat dalam perwujudan Tuhan sebagai Tri Murti. Sejak kelas dua sekolah dasar, pemeluk agama Hindu berusaha diperkenalkan dengan konsep tri murti. Pelajaran Agama Hindu Sekolah Dasar kelas […]

Bergembira di Dalam Diri Melalui Kesadaran Gambhira

kascid gambhira-manasamsatatam visadakalepramoda-samaye casamo’nubhavah(Rajatarangini 8.26.66) “Keadaan kesadaran orang- orang bijaksana yang teguh bersungguh-sungguh, selalu sama, apakah dalam keadaan duka atau pun dalam keadaan suka” Pikiran dan kesadaran orang kebanyakan bagaikan periuk yang berisi air setengah, atau keadaan nasi yang baru setengah matang dalam periuk nasi. Kedua contoh menunjukkan keadaan air dan nasi setengah matang yang […]

Bisa, dan Misa-Misa

Ada tiga kata dalam khazanah bahasa Bali yang satu sama lain serangkai pengejawantahannya, yaitu bisa, nawang, dadi. Bisa, artinya ‘mampu’ (berbuat sesuatu), nawang artinya ‘tahu’ (uning/wikan) tentang sesuatu, dan dadi artinya “boleh” (melakukan sesuatu. Seseorang dikatakan bisa karena mampu berbuat atau melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan. Sementara itu, disebut nawang, menunjuk pada pengetahuan yang diketahui […]

Diperbatasan Lidah Sejatinya Zona Anugerah

Lagi kita bicara tentang lidah. Karena lidah adalah sarana berucap, berbahasa, dan menyuarakan sari-sari shastra. Dan juga karena lidahlah yang biasanya dirajah dalam upacara inisiasi, untuk mendudukkan Saraswati, bahkan Sang Hyang Pashupati, agar kata-kata yang ke luar tidak kosong seperti ampas. Berikut ini, sedikit tambahan perbincangan tentang lidah. Ada pandangan seperti berikut ini dalam shastra. […]

Mutiara Nitisastra

Menganut ajaran agama Hindu, kaum terpelajar, filosof, ahli sosio-religius, dan masyarakat dunia memahami Nitisastra sebagai kompendium ajaran agama Hindu yang hipogramnya tiada lain ialah Kitab Suci Weda. Pun demikian, Nitisastra mengandung ajaran yang luas. Namun secara sempit diartikan sebagai ajaran tentang kebijaksanaan duniawi, etika sosial politik, tuntunan dan juga berarti ilmu pengetahuan tentang negara atau iimu […]

Pendidikan Politik Hindu

Berbicara soal pendidikan politik Hindu, tidak dapat dilepaskan dari keberadaan kitab-kitab kesustraan Hindu, baik yang ada di India maupun yang ada di Indonesia, khususnya di Bali. Seperti, kitab Manawadharma Sastra, Arthasastra, Nitisastra, Rajadharma, kitab Dhandaniti, dan lain-lain. Artinya, ketika mau berbicara soal pendidikan politik Hidu, maka rasanya tidak mungkinjika tidak merujuk kitab-kitab yang disebutkan di […]

Trias Politika Hindu

Pemikiran mereka, bahkan telah merambah ranah yang menurut para pemikir politik modern cukup kontroversial, yakni apakah politik Hindu bersifat religius atau sekuler? Doktrin politik Santiparwa dengan tegas menyatakan bahwa, “Tanpa politik, Weda pun akan sirna, semua aturan hidup akan musnah, semua kewajiban akan terbaikan, tujuan hidup manusia tidak mungkin tercapai, sehingga pada politiklah semuanya berlindung.” […]

Sekretariat Pusat

Jalan Anggrek Neli Murni No.3, Kemanggisan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, 11480.

Senin – Jumat: 08:00 – 18:00

Didukung oleh

Ayo Berdana Punia

Tim IT PHDI Pusat © 2022. All Rights Reserved